Unit PPA Polres Malang Kota membekuk pelaku pencabulan anak usia 12 tahun

Polresmakota – Seorang pemuda pelaku pencabulan digelandang Satreskrim Polres Malang Kota. Pelaku atas nama Afif (21) diringkus Polisi setelah melakukan perbuatan cabul di kawasan Gadang, Kota Malang.

Kapolres Makota AKBP Asfuri, S.I.K.,M.H, bahwa tersangka mengaku telah melakukan perbuatan cabul terhadap korban dengan cara menggesek-gesekkan tangannya di kemaluan korban pada saat korban tertidur

“Itu terjadi pada pukul 01.00 dini hari di rumah korban”, kata Kapolres Makota, Rabu, 24/10/2018.

Asfuri menambahkan, saat itu juga korban merasakan ada yang memegang-megang kemaluannya, sehingga korban Iangsung terbangun. Pada saat korban terbangun dalam keadaan terlentang kemudian korban membalikkan badan korban kekanan dan korban melihat orang sembunyi dengan cara merunduk.

“Pada saat melihat orang merunduk korban kaget dan korbanpun Iangsung teriak memanggil kakak korban kemudian orang tersbut Iangsung lari ke dalam kamar mandi”, imbuh Asfuri.

Dijelaskan, begitu orang tersebut lari ke dalam kamar mandi, korban Iangsung lari untuk membangunkan kakak korban. Karena kakak korban tidak dapat dibangunkan, maka korban segera berlari keluar rumah.

“Pada saat keluar rumah korban menangis ketakutan dan bertemu dengan salah satu tentangganya dengan inisial WH, saat itu juga korban dibawa ke rumah WH”, tukas Kapolres Makota.

Setelah korban menceritakan kejadian yang dialami, WH bersama suami mengajak ketua RW untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres Malang Kota.

Dalam pencabulan ini, Polisi mengamankam barang bukti berupa, kaos lengan panjang wama merah, celana pendek wama abu-abu, celana pendek, kaos pendek, celana pendek wama biru bergambar doraemon, celana dalam wama hitam bergambar balon udara, kaos dalam wama putih, serta miniset.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 82 Undang-undang RI No. 35 Tahun 2014 dengam ancaman hukiman 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara.
(Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *