Tertipu 24 juta “Lilih Khotiah” laporkan tetangganya

Malangkotanews – Seorang ibu paruh baya teripu oleh tetangganya sendiri. Korban yang bernama Lilih Khotiah (55) warga Jl Kakatua, Sukun, Kota Malang kehilangan Rp 24 juta karena ditipu Ucuh Suwarji (52).

Sebetulnya peristiwa tersebut sudah terjadi pada 16 Juni 2017. Namun Lilik baru melaporkannya pada 5 Februari 2018. Ia melapor ke polisi karena Ucuh tidak kunjung terlihat hampir setahun ini. Uang Rp 24 juta yang diberikan ke Ucuh juga tidak kunjung ada kejelasannya.

Kasubbag Humas Polres Malang Kota Ipda Ni Made Seruni Marhaeni mengatakan, Lilik diiming-imingi atau dijanjikan mempermudah peminjaman di bank oleh Ucuh. Lantas Ucuh meminta uang senilai Rp 24 juta kepada Lilik. Uang itu untuk memperlancar proses peminjaman.

“terlapor mengatakan sanggup untuk membantu mempermudah pinjaman kepada BRI melalui PT Pancanaka, tempat terlapor bekerja. Selanjutnya unutk mempermudah dan cepat terealisasi pinjaman tersebut, terlapor meminta uang,” kata Heni, Selasa (6/2/2018).

Setelah uang diserahkan, Ucuh tidak memberikan kabar lagi. Bahkan dia tidak terlihat sama sekali di rumahnya. Lilik sempat menunggu beberapa hari. Namun hingga hampir setahun Ucuh tidak menampakkan batang hidungnya.

“Dan setelah menyerahkan uang ke tersangka, ternyata sampai sekarang pinjaman belum terealisasi. Terlapor semakin sulit ditemui dan dihubungi. Setelah dicek, ternyata, terlapor pun bukan kartyawan PT Pancanaka,” tambah Heni.

Lilik pun melaporkan ke Polres Malang Kota pada 5 Februari 2018 sekitar pukul 10.00 wib. Heni menghimbau agar masyarakat tidak terlalu mudah percaya pada janji-janji manis, apalagi terkait penyerahan uang.

Di Polres Malang Kota sendiri sudah banyak orang yang melapor karena tertipu janji-janji manis. Ujung-ujungnya malah rugi atau kehilangan harta bendanya yang berharga.

“Jangan mudah percaya pada orang dengan janji-janji manisnya,” tutupnya. (Benni Indo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *