Polresta Malang Kota

Pencuri Perhiasan berhasil diamankan Polisi saat kencan di Villa

Polresmakota – Polres Malang Kota berhasil ungkap pencurian emas dalam waktu kurang lebih 6 jam setelah adanya laporan polisi, Aksi pembantu rumah tangga bernama Dwi alias DY, 43, warga Alak, Kupang ini sangat layak dijebloskan penjara. Bukannya bekerja dengan benar tapi malah nekat menggondol 13 jenis perhiasan emas dan berlian, yang nilainya kurang lebih Rp 850 juta.

Pelaku merupakan PRT dari seorang dokter inisial LS, 45, Jalan Borobudur, Mojolangu Kecamatan Blimbing Kota Malang. Ceritanya, 3 Juli 2019 lalu, korban hendak mencari bajunya yang hilang di lemari.

Karena tidak menemukan baju yang dicari, korban mencarinya ke dekat kotak perhiasan di bawah kasur. Betapa kagetnya korban, ketika melihat isi kotak perhiasannya sudah bersih.

Dia langsung melaporkan peristiwa ini kepada Polres Malang Kota. Satreskrim Polres Malang Kota langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi mencurigai Dwi yang merupakan PRT rumah tersebut.

Karena, Dwi tiba-tiba menghilang satu bulan lalu, tanpa kabar dan izin dari majikannya. “Kami lakukan penyelidikan, dan menemukan pelaku berada di Songgoriti, sedang kencan dengan pacarnya,” kata Wakapolres Makota Kompol Arie Trestiawan, kepada wartawan dalam rilis.

Polisi, melakukan penelusuran dan melacak emas dan berlian sejumlah 13 jenis. Polisi menemukan lima di antaranya di Kabupaten Malang. “Emas dan berlian yang ditemukan petugas diakui dijual seharga Rp 250 juta, dua penadahnya kami amankan juga untuk dimintai keterangan,” jelas Arie.

Emas berlian yang dicuri, berjenis cincin dan kalung. Lima perhiasan yang dijual Rp 250 juta sebelum ditemukan dan diamankan, ditaksir senilai Rp 486 juta. Masih ada 8 perhiasan lagi yang masih ditelusuri kepolisian. “Kami masih dalami lagi,” ujarnya saat ditanya soal pencarian barang bukti yang tersisa.(fin/lim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *