Pacaran baru sehari berbuat senonoh, Unit PPA Sat Reskrim Makota amankan pelaku Cabul

Polresmakota – Polres Malang Kota Tiga jam setelah menyatakan perasaannya, RF (20) warga kelurahan Kedungkandang Kota Malang ini harus berurusan dengan Polisi. Pasalnya pemuda yang merupakan karyawan swasta di Kecamatan Kedungkandang Kota Malang itu tega berbuat cabul terhadap PR (15) gadis dibawah umur.

Wakapolres Malang Kota, Kompol Bambang Kristanto Utomo, SH, SIK, menjelaskan, bahwa kejadian bermula pada Selasa, 13 Nopember 2018 lalu sekira pukul 19.00 WIB, setelah korban pulang mengaji dan berjalan dekat persimpangan rumahnya, korban bertemu dengan tersangka RF.

“RF bersama dengan empat orang temannya kemudian mengajak PR ke rumah RF. Kemudian mereka keluar untuk mengantarkan salah satu temannya untuk mengambil uang guna membeli minuman kopi”, terang Bambang, Kamis, 22/11/2018.

Dijelaskan, pada (14/11) pukul 01.00 WIB, RF bersama korban dan tiga orang teman lainnya pulang menuju ke rumah RF dan langsung tidur. “Selama dalam perjalanan itu RF menyatakan perasaannya kepada PR namun PR langsung masuk ke dalam kamar untuk tidur”, imbuh Bambang.

Baru pada pukul 04.00 RF membujuk korban untuk melakukan hubungan intim nanum PR menolak sehingga membuat RF marah dan mengancam untuk memutuskan hubungan cinta dan pertemanan mereka.

“Karena merasa diancam, maka PR menyerahkan mahkota keperawanannya direnggut RF”, ujar Kompol Bambang.

Mengetahui kejadian itu, maka orang tua korban segera melaporkan ke Polres Malang Kota.

Atas perbuatannya itu kini RF harus mendekam di rumah tahanan Polres Malang Kota karena dijerat dengan pasal 81 Undang-undang RI No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *