Diduga pelaku pencurian motor, aksi kejar-kejaran dengan petugas Polres Malang Kota

Humasmakota– Mobil Daihatsu Xenia warna hitam bernomor polisi N 671 BW yang dikemudikan dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) hancur dilempari batu oleh warga di kompleks pertokoan Sawojajar Mas, Kota Malang, Jawa Timur.

Dua terduga pelaku yang sempat keluar mobil dan mencoba melarikan diri ke arah perumahan Sawojajar I, berhasil ditangkap oleh polisi dibantu warga. Aksi pengejaran itu berlangsung dramatis. Warga dan polisi berupaya mengejar dua pelaku yang kabur di jalan raya layaknya film laga di layar lebar.

Roi Lesmono, 38 warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, yang ikut mengejar terduga pelaku, menuturkan, setelah keluar dari mobil pelaku mencoba lari. “Satu pelaku lari ke arah kanan, dan langsung berhasil ditangkap. Satu pelaku lagi lari ke semak-semak di sisi kanan. Setelah dicari, akhirnya berhasil ditangkap juga,” katanya, Senin (30/4/2018).

Pengejaran ini terjadi sejak dari Jalan Letjen Sutoyo, tepatnya di depan Hotel Savana. Roi mengaku, awalnya melihat mobil yang dikendarai pelaku menyerempet sejumlah pengguna jalan, tapi tidak berhenti dan semakin tancap gas ke arah selatan.

Tiba di perempatan Jalan Kaliurang, mobil berbelok ke arah kiri. Setelah melintasi rel kereta api, mobil berbelok ke kiri menuju Jalan Mahakam. Di dekat Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I Lowokwaru, mobil melaju kencang berbelok ke kanan melawan arus jalan searah di Jalan Barito.

Dari Jalan Barito, mobil berbelok ke kiri menuju ke Jalan Tumenggung Suryo. “Saat melintasi Jalan Tumenggung Suryo, bagian kiri mobil sempat ditabrak truk besar, hingga bannya pecah. Pengemudi truk berusaha membantu menghentikan laju mobil, tapi masih gagal,” ungkap Roi.

Mobil bergerak menuju ke Jalan Sulfat. Meski ban kiri depannya telah pecah, dua pelaku memaksa tetap memacu kendaraannya. Akibatnya, sejumlah pengendara kendaraan bermotor yang bersimpangan tertabrak.

Gugun, 34, salah seorang pengemudi ojek online, mengaku banyak korban berjatuhan akibat ditabrak mobil yang dikemudikan terduga pelaku. “Saya ikut mengejar dari Jalan Mahakam. Sepanjang jalan, banyak korban berjatuhan karena ditabrak mobil pelaku,” katanya.

Mobil pelaku baru bisa dihentikan, setelah melaju sepanjang 4 kilometer (km). Warga yang emosi, langsung berusaha mengejar terduga pelaku dan merusak mobil yang dikendarai. “Keduanya pelaku curanmor. Kami sudah melakukan penangkapan terhadap keduanya, dan masih kami lakukan pengembangan penyelidikan,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang Kota, AKP Ambuka Yudha.

Dia juga menyebutkan, sementara ini sudah ditemukan sebuah kunci T yang diduga dijadikan alat bagi kedua terduga pelaku dalam melancarkan aksi kejahatannya. Sementara, mobil yang dikendarai pelaku, diduga merupakan sarana untuk melancarkan aksi kejahatan.

Editor : Kastolani Marzuki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *