Delapan Jam Motor Hilang, Polisi Berhasil menangkap Pelaku, dan Motor dikembalikan

Kapolresta Malang Kota, dalam memerangi kasus Curanmor di Kota Malang benar-benar serius dan bukan sekedar ungkapan. Hal ini terbukti dengan diringkusnya buronan yang selama enam bulan ini telah meresahkan masyarakat.

Selain meringkus pelaku curanmor, Polresta Malang Kota juga berhasil mengembalikan barang bukti sepeda motor kepada pemiliknya (korban).

Raut wajah Aditama Pramulia (27), tampak berbinar-binar. Pasalnya sepeda motor NMax merahnya yang dibawa kabur maling, dalam beberapa jam kemudian berhasil ditemukan dan kembali lagi ketangannya.

Seusai konferensi pers ungkap kasus curanmor, penyerahan sepeda motor tersebut langsung dilakukan oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata kepada sang pemilik kendaraan.

“Saya serahkan kuncinya kembali. Lain kali lebih berhati-hati lagi,” ujar Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, saat menyerahkan sepeda motor tersebut di Lobby Polresta Malang Kota, Selasa (11/2).

Menurut pengakuan korban Aditama Pramulia, motornya tersebut raib pada Senin (10/2) pagi di tempat kosnya yang terletak di Jalan Kuantan, Rampal Celaket, Kota Malang. “Saat itu, motor saya diparkir di kosan. pagarnya lupa dikunci.” ujar pria asal Solo tersebut.

Pada saat kejadian aksi tersangka yang juga terpantau kamera cctv, terlihat memasuki area parkiran dan berhasil menggondol motor milik korban, setelah mencongkel stang sepeda motor dengan menggunakan tang.

“Dari kamera cctv, pelaku terlihat dan hanya sekitar enam menit saja ketika mencongkel dan berhasil membawa kabur motor,” tutur korban.

Menyadari motornya yang digondol oleh pelaku, lantas korbanpun langsung mendatangi Polresta Malang Kota untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Setelah delapan jam kemudian, saya dihubungi polisi, kalau motor saya sudah ketemu dan pelakunya tertangkap.” tambahnya.

Sementara Kapolresta Malang Kota, menegaskan jika pihaknya tidak main-main dalam menangani kasus curanmor di Kota Malang.
“Kami akan terus cari pelakunya untuk menekan angka kejahatan curanmor di Kota Malang.” tegasnya.